Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, rombongan Akashi College, Jepang, mengawali rangkaian kunjungan budaya mereka di Jawa Tengah dengan menjelajahi Candi Borobudur, salah satu situs warisan dunia UNESCO dan candi Buddha terbesar di dunia. Kunjungan ini menjadi agenda pembuka sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke Keraton Mangkunegaran Solo dan Lawang Sewu Semarang pada hari berikutnya.
Rombongan yang terdiri dari Adriana Sensei dan Emoto Sensei, keduanya dosen arsitektur Akashi College, bersama 11 mahasiswanya, turut didampingi oleh Program Studi Bahasa Asing Terapan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, yang mengirimkan 5 mahasiswanya untuk bergabung dalam kunjungan tersebut. Kolaborasi ini merupakan bagian dari program pertukaran budaya dan kemitraan akademik yang telah terjalin berkelanjutan antara Undip dan Akashi College.
Dengan latar belakang keahlian di bidang arsitektur, Adriana Sensei dan Emoto Sensei membawa perspektif keilmuan tersendiri dalam mengamati kemegahan struktur Candi Borobudur. Rombongan mempelajari relief-relief yang menggambarkan ajaran Buddha dan kehidupan masyarakat pada masa Kerajaan Mataram Kuno, serta mengamati langsung teknik konstruksi candi yang dibangun tanpa semen namun tetap kokoh berdiri selama lebih dari seribu tahun.
Kehadiran mahasiswa Bahasa Asing Terapan Undip dalam kunjungan ini membuka ruang interaksi langsung antara mahasiswa dari kedua negara, memperkuat praktik komunikasi lintas bahasa sekaligus pertukaran budaya di lapangan. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi kedua belah pihak untuk saling belajar, baik dari sisi kekayaan arsitektur maupun keberagaman budaya.
Kunjungan ke Candi Borobudur ini menjadi awal yang berkesan dari rangkaian program kunjungan budaya Akashi College di Jawa Tengah, sekaligus mempererat hubungan antara Akashi National College of Technology dan Program Studi Bahasa Asing Terapan Undip dalam bidang arsitektur, bahasa, dan pertukaran budaya internasional.<>